Keliru Mengolah dan Mengonsumsi Telur? Ini Dampaknya bagi Kesehatan

Telur merupakan salah satu sumber protein yang mudah ditemukan.
Telur kaya protein dan nutrisi, tetapi cara mengonsumsi serta mengolahnya perlu diperhatikan agar manfaatnya tetap optimal. src-img : pexels
0 Komentar

Masih banyak anggapan bahwa telur bercangkang cokelat lebih sehat dibandingkan telur bercangkang putih.

Padahal, menurut Chiu, warna cangkang lebih dipengaruhi oleh jenis ayam dan pakan yang dikonsumsinya, bukan oleh kandungan gizinya.

Meski beberapa jenis pakan dapat membuat warna cangkang lebih gelap, hal itu hampir tidak memengaruhi nilai nutrisi telur.

Baca Juga:Pesanan Truk Kopdes Melonjak, Mitsubishi Fuso Genjot Produksi di IndonesiaRekomendasi 6 Olahan Telur untuk Menu Sahur, Praktis dan Anti Ribet

Lebih Memilih Telur Mentah atau Setengah Matang

Sebagian orang percaya telur mentah atau setengah matang memiliki kandungan gizi lebih tinggi. Namun, penelitian menunjukkan bahwa protein dalam telur matang justru lebih mudah diserap tubuh.

Protein dari telur matang dapat diserap lebih dari 90 persen, sedangkan protein telur mentah hanya sekitar 50 persen.

Risiko Kontaminasi Bakteri

Selain penyerapannya lebih rendah, telur mentah atau yang belum matang sempurna juga memiliki risiko terkontaminasi bakteri Salmonella yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

Kelompok yang sebaiknya menghindari konsumsi telur mentah atau setengah matang meliputi:

  • Ibu hamil
  • Anak-anak
  • Lansia
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah

Mengabaikan Cara Memasak Telur

Cara memasak juga berpengaruh terhadap manfaat telur. Olahan seperti telur goreng, telur dadar, maupun telur orak-arik tetap mengandung protein berkualitas, tetapi biasanya menggunakan tambahan minyak, mentega, atau krim yang meningkatkan kandungan lemak dan kalori.

Sementara itu, telur rebus berbumbu atau telur teh juga perlu dikonsumsi secukupnya karena umumnya mengandung natrium yang cukup tinggi.

Telur Rebus Menjadi Pilihan yang Disarankan

Menurut Chiu, telur rebus matang merupakan pilihan terbaik untuk memperoleh manfaat maksimal dari telur.

Baca Juga:Apakah Hepatitis Menular Lewat Makanan? Ini Perbedaan Hepatitis A, B, C, D, dan EBGN Tegaskan Dapur MBG Dilarang Gunakan LPG 3 Kg, Minyakita, dan Beras SPHP

Selain kandungan proteinnya tetap terjaga, cara memasak ini juga membantu meminimalkan risiko kontaminasi bakteri. Agar rasanya lebih nikmat, telur rebus dapat dipadukan dengan sedikit kecap asin atau bumbu alami secukupnya.

0 Komentar