5. Alpukat
Alpukat menjadi sumber folat, vitamin C, dan vitamin K. Vitamin K membantu proses pembekuan darah sehingga penting bagi kesehatan sistem peredaran darah.
6. Tomat
Tomat mengandung vitamin C, folat, dan likopen yang membantu pembentukan sel darah sekaligus mendukung kesehatan jantung.
7. Ikan tuna
Ikan tuna merupakan sumber vitamin B12 dan protein berkualitas tinggi yang dibutuhkan tubuh dalam proses pembentukan sel darah.
Baca Juga:Pesanan Truk Kopdes Melonjak, Mitsubishi Fuso Genjot Produksi di IndonesiaKadar Trombosit Anjlok? Segera Konsumsi 6 Makanan Ini Saat Demam Berdarah!
8. Kacang tanah
Kacang tanah serta jenis kacang lainnya seperti almond, mete, dan pistachio mengandung asam folat yang berperan dalam menjaga jumlah trombosit tetap optimal.
9. Jeruk
Vitamin C dalam jeruk membantu meningkatkan penyerapan zat besi sehingga proses pembentukan trombosit dapat berlangsung lebih baik.
10. Biji labu kuning
Biji labu kuning atau kuaci mengandung zat besi serta berbagai mineral penting seperti magnesium, fosfor, kalium, tembaga, mangan, dan kalsium.
11. Mangga
Mangga mengandung vitamin C, asam folat, dan kalium yang mendukung pembentukan sel darah sekaligus membantu menjaga tekanan darah.
12. Jambu biji
Jambu biji dikenal memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Buah ini sering direkomendasikan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang mendukung pembentukan trombosit.
13. Delima
Delima kaya akan vitamin C, asam folat, dan antioksidan yang membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus mendukung pembentukan sel darah.
14. Angkak
Angkak atau beras ragi merah cukup dikenal sebagai makanan pendamping bagi penderita DBD. Kandungan isoflavon dan monacolin K di dalamnya diyakini dapat membantu merangsang pembentukan trombosit.
Baca Juga:Apakah Hepatitis Menular Lewat Makanan? Ini Perbedaan Hepatitis A, B, C, D, dan EBGN Tegaskan Dapur MBG Dilarang Gunakan LPG 3 Kg, Minyakita, dan Beras SPHP
Namun, konsumsi angkak sebaiknya tetap dikonsultasikan kepada dokter, terutama jika sedang mengonsumsi obat tertentu.
15. Yoghurt
Yoghurt mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan saluran pencernaan. Beberapa penelitian juga menunjukkan probiotik berpotensi mendukung pembentukan sel darah di sumsum tulang.
Cara Mendukung Pemulihan Trombosit
Selain mengonsumsi makanan bergizi, menjaga pola hidup sehat juga penting selama masa pemulihan. Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi, istirahat cukup, serta mengikuti seluruh anjuran pengobatan dari tenaga medis agar kondisi tubuh dapat pulih secara optimal.
Perlu diingat, makanan bergizi berfungsi sebagai pendukung proses pemulihan, bukan sebagai pengganti terapi medis. Bila jumlah trombosit terus menurun atau muncul tanda perdarahan, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan.
