RADARCIREBON.TV— Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag. meminta para calon direksi baru Perumda Air Minum atau PDAM Kabupaten Cirebon melakukan pembenahan dan meningkatkan kinerja perusahaan, khususnya dalam penambahan jumlah pelanggan.
Imron menilai jumlah pelanggan PDAM Kabupaten Cirebon yang saat ini sekitar 42 ribu masih tergolong skala kecil. Karena itu, direksi baru ditargetkan mampu meningkatkan performa perusahaan dalam waktu satu hingga dua tahun.
“Jumlah pelanggan PDAM 50 ribu +1 dianggapnya sedang menengah, jumlah pelanggan 42 ribu di Kabupaten Cirebon ada di posisi skala kecil, maka perlu ada pembenahan,” ujar Imron.
Baca Juga:BUMD PPJ Cirebon Ditarget Kendalikan Harga Pangan, Direksi Baru Diminta Kreatif – VideoPDAM Tirta Jati Ditarget Tembus 50 Ribu Pelanggan, Direksi Baru Didorong Perkuat Pelayanan – Video
Menurutnya, peningkatan jumlah pelanggan harus menjadi salah satu prioritas jajaran direksi yang nantinya terpilih.
“BUMD, PDAM ditarget bisa memperbaiki performa khususnya di penambahan pelanggan paling cepat 1 tahun dan paling lama dua tahun,” katanya.
Namun, target tersebut menghadapi persoalan lain, yakni keterbatasan sumber air baku. Selama ini, PDAM Kabupaten Cirebon masih dominan mengandalkan sumber air dari Kabupaten Kuningan maupun sumber air lainnya yang akan terpengaruh jika dimusim kemarau.
Kondisi tersebut dinilai perlu mendapatkan perhatian serius agar peningkatan jumlah pelanggan tidak terbentur keterbatasan pasokan air.
Imron bahkan mendorong adanya inovasi dalam mencari sumber air alternatif, termasuk kemungkinan mengolah air laut.
“Sumber air selalu mengandalkan dari Kuningan, ini tentu tantangan, bagaimana bisa mendapatkan sumber mata air baru, opsinya banyak, bahkan jika memungkinkan bagaimana bisa mengolah air laut menjadi air siap konsumsi atau air minum,” kata Imron.
Menurutnya, potensi tersebut perlu dipikirkan dan dikaji secara serius oleh manajemen PDAM ke depan.
Baca Juga:Pilwu Serentak 2027 Cirebon Mulai Digital, E-Voting Bakal Diuji di 177 DesaPolemik Pabrik Milik PT. Victory Chinglu Indonesia di Gebang Mekar Mengerucut, Pemkab Cirebon Siap Sinkronkan
Pasalnya, penambahan pelanggan akan berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan air. Jika sumber air baku tidak ikut dikembangkan, maka peningkatan jumlah pelanggan akan menghadapi kendala.
Selain persoalan sumber air, Imron menegaskan bahwa BUMD harus dikelola secara profesional. Menurutnya, direksi dan jajaran pengelola BUMD harus memiliki kemampuan serta sumber daya manusia yang mumpuni untuk melakukan inovasi.
“Perlu dicatat, kerjanya harus profesional, inovasi SDM-nya harus mumpuni,” tegasnya.
