Beda Rasa Nyeri Lambung vs Nyeri Jantung
Biar tidak salah tebak, simak perbedaan mendasar dari kedua gejala ini:
– Kalau Masalah Lambung/GERD: Biasanya disertai perut kembung, sering bersendawa, mual, serta rasa terbakar di dada yang bisa membaik setelah bersendawa, buang angin, mengubah posisi duduk/berdiri, atau setelah minum obat maag.
– Kalau Masalah Jantung: Dada terasa seperti ditindih beban berat atau ditekan kuat. Rasa tidak nyaman ini sering kali menjalar ke leher, rahang, bahu, punggung, atau lengan. Keluhan ini juga kerap disertai sesak napas, keluar keringat dingin, pusing, hingga tubuh terasa sangat lemas.
Baca Juga:Awas Abu Vulkanik Bikin Kulit Irirasi! Ini 5 Cara Aman MembersihkannyaHaaland Cuma Butuh 3 Gol untuk Hancurkan Rekor Messi di Liga Champions, Duel Porto Jadi Penentunya!
Jangan Dianggap Remeh jika Keluhan Berulang
Dr. Deepak mewanti-wanti masyarakat untuk tidak membiasakan diri mendiagnosis penyakit sendiri dan terus-menerus mengonsumsi obat maag tanpa arahan dokter, terutama jika keluhan dada sesak terus berulang.
Penyakit jantung koroner terjadi akibat penumpukan plak lemak yang menebal di dinding pembuluh darah. Jika dibiarkan tanpa penanganan medis hanya karena disangka maag biasa, penyumbatan bisa memburuk hingga memicu serangan jantung mendadak yang fatal.
Jika Anda atau kerabat sering mengalami rasa ganjal, sesak, atau nyeri di dada setelah makan maupun saat beraktivitas fisik, segera periksakan diri ke dokter spesialis jantung untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
