Korem 063/Sunan Gunung Jati menggelar kegiatan Silaturahmi Kebangsaan bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan, akademisi, dan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan berlangsung di Aula Sunan Gunung Jati Makorem 063/SGJ.
Dalam kegiatan yang dihadiri 50 orang tersebut, juga dilaksanakan diskusi bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, para sultan dan keluarga Keraton Cirebon, serta unsur terkait lainnya. Diskusi membahas berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Haul Agung Sunan Gunung Jati, khususnya mengenai penentuan tanggal pelaksanaan sebagai bagian dari upaya menjaga kebersamaan, keharmonisan, dan nilai-nilai budaya serta kearifan lokal masyarakat Cirebon.
Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir di Makorem 063/SGJ.
Baca Juga:KUA Didorong Naik Kelas Dan Bertransformasi Melalui Nasuha – VideoPemkab Cirebon Beri Hadiah Umrah – Video
Melalui pembahasan dan musyawarah bersama, para peserta diskusi mencapai kesepakatan bahwa Haul Agung Sunan Gunung Jati tahun 2026 akan dilaksanakan pada tanggal 19 September 2026.
Kesepakatan tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bersama dalam mempersiapkan rangkaian kegiatan Haul Agung Sunan Gunung Jati, sekaligus memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga Keraton Cirebon, dan seluruh elemen masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasrem 063/SGJ Letkol Inf M. Yusron, S.A.P., Dandim 0614/Kota Cirebon, Wakapolres Cirebon, unsur Forkopimda Kota dan Kabupaten Cirebon, para sultan dan keluarga Keraton Cirebon, pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, budayawan, serta tamu undangan lainnya.
Danrem mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan forum tersebut sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi, menyatukan visi, memperkuat komunikasi, serta membulatkan tekad bersama dalam menjaga kondusivitas dan kedamaian wilayah.