RADARCIREBON.TV- Tren berjalan kaki tanpa alas alias “nyeker” di atas rumput, tanah, atau pasir—yang kini populer dengan sebutan grounding atau earthing—makin diminati banyak orang.
Aktivitas sederhana ini dipercaya membawa banyak manfaat kesehatan, salah satunya diklaim bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, apakah klaim tersebut benar-benar fakta medis atau sekadar mitos?
Secara ilmiah, anggapan bahwa berjalan tanpa alas kaki dapat menunjang sistem imun ternyata memiliki dasar yang masuk akal. Bumi memiliki muatan listrik alami berbentuk elektron bebas.
Baca Juga:David Almansa Kuasai Practice Moto3 San Marino, Veda Ega Lolos Langsung ke Q2TikTok Bawa Fitur Baru ke Kolom Komentar, Kini Bisa Voice Note, Polling hingga 9 Foto!
Saat kulit telapak kaki bersentuhan langsung dengan permukaan tanah atau rumput basah, tubuh diyakini menyerap elektron-elektron tersebut.
Elektron bebas ini bertindak sebagai antioksidan alami yang membantu menetralkan radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas yang menumpuk merupakan pemicu utama peradangan kronis dan penurunan daya tahan tubuh.
Dengan menekan peradangan, sistem kekebalan tubuh dapat bekerja lebih optimal dalam melawan kuman maupun mikroba penyebab penyakit.
Selain urusan elektron, berjalan nyeker juga memicu efek relaksasi. Sentuhan langsung antara saraf di telapak kaki dan permukaan alam membantu menurunkan kadar hormon stres atau kortisol.
Ketika tingkat stres menurun, kualitas tidur seseorang biasanya membaik. Tidur yang nyenyak dan berkualitas inilah yang menjadi kunci utama dalam menjaga daya tahan tubuh tetap prima.
Meski menyimpan manfaat, aktivitas ini tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Anda perlu memperhatikan lokasi tempat berjalan. Hindari permukaan yang kotor, penuh kotoran hewan, atau area yang berisiko terdapat pecahan kaca dan benda tajam.
Luka sekecil apa pun pada telapak kaki dapat menjadi jalan masuk bagi bakteri merugikan, seperti tetanus. Bagi penderita diabetes, berjalan tanpa alas kaki sangat tidak dianjurkan karena risiko luka infeksi yang sulit sembuh.
Baca Juga:Jangan Curhat Masalah Mental ke AI, Kemenkes: Risikonya Bahaya!Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Singapura Jadi Lawan Perdana, Malaysia Menanti!
Jadi, klaim bahwa berjalan tanpa alas kaki bisa membantu meningkatkan imun tubuh adalah fakta yang didukung penjelasan ilmiah, selama dilakukan di tempat yang bersih dan aman.
Menghabiskan waktu 15 hingga 30 menit sehari untuk berjalan nyeker di atas rumput pagi yang bersih bisa menjadi pilihan cara alami untuk menyegarkan pikiran sekaligus menjaga kebugaran tubuh.
