Alur Mengurus SKTM di Kelurahan
Langkah pertama adalah mendatangi kantor kelurahan sesuai domisili dan menyampaikan tujuan secara jelas, yaitu ingin mengurus dokumen untuk keperluan pengajuan bantuan jaminan kesehatan. Petugas akan memberikan informasi mengenai persyaratan serta formulir yang perlu diisi. Jika dokumen sudah lengkap, ikuti prosedur verifikasi yang ditetapkan.
Dalam proses tersebut, SKTM bukan berarti kartu BPJS PBI. SKTM hanya merupakan salah satu dokumen administratif yang mungkin diminta untuk membuktikan kondisi sosial ekonomi sesuai kebutuhan layanan daerah. Setelah dokumen dari kelurahan selesai, masyarakat dapat diarahkan ke dinas sosial atau instansi terkait untuk proses pengusulan dan verifikasi lebih lanjut.
Setelah dari Kelurahan, Jangan Berhenti di SKTM
Ini bagian yang sering membuat masyarakat keliru. Mendapatkan SKTM tidak otomatis membuat status BPJS berubah menjadi PBI. Pengusulan dan penetapan penerima PBI mengikuti mekanisme pemerintah. Kementerian Sosial dan BPJS Kesehatan saat ini juga memperkuat koordinasi terkait penyelenggaraan jaminan kesehatan, termasuk pemanfaatan data dan kebijakan agar kepesertaan lebih tepat sasaran.
Baca Juga:Cakupan BPJS Aktif Masih Jadi PR – VideoKemudahan Layanan BPJS Kesehatan Lewat CX126, Peserta JKN Wajib Tahu!
Karena itu, setelah mendapatkan dokumen dari kelurahan, tanyakan kepada petugas ke mana dokumen harus dilanjutkan dan bagaimana cara memantau proses pengusulannya. Jangan hanya menyerahkan berkas kemudian menunggu tanpa mengetahui tahap berikutnya.
Bagaimana Jika BPJS Mandiri Masih Aktif?
Jika saat ini kamu terdaftar sebagai peserta BPJS PBPU/mandiri, jangan sembarangan menghentikan pembayaran dengan asumsi bahwa pengajuan PBI pasti diterima. BPJS Kesehatan memiliki beberapa kanal resmi untuk informasi dan administrasi kepesertaan. Salah satunya Care Center 165, sedangkan layanan administrasi melalui WhatsApp tersedia melalui PANDAWA di nomor 0811-8-165-165. Sebaiknya tanyakan terlebih dahulu mengenai status kepesertaan dan prosedur perpindahan segmen agar tidak terjadi kesalahpahaman atau status kepesertaan menjadi bermasalah.
Jangan Gunakan Calo
Mengurus dokumen sendiri memang mungkin membutuhkan waktu dan harus mengikuti prosedur, tetapi itu jauh lebih aman daripada menyerahkan KTP, KK, atau data pribadi kepada orang yang tidak jelas. Apalagi jika ada pihak yang menjanjikan “pasti masuk PBI” dengan imbalan sejumlah uang. Masyarakat sebaiknya berhati-hati. Jika merasa dipersulit atau membutuhkan informasi mengenai status kepesertaan, gunakan kanal resmi BPJS Kesehatan.
