RADARCIREBON.TV- Empat astronaut dari tiga lembaga antariksa dunia siap meluncur menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) paling cepat pada musim semi 2027 mendatang.
Misi bernama NASA’s SpaceX Crew-14 ini merupakan rotasi awak komersial ke-14 yang digarap NASA bersama SpaceX.
Setelah berhasil melakukan docking (pembetotan) di ISS, keempat awak ini bakal bergabung dengan tim Expedition 75/76. Selama berada di orbit rendah Bumi, mereka bakal menggarap serangkaian penelitian ilmiah dan uji coba teknologi baru.
Baca Juga:Erling Haaland Diburu Arsenal dan Real Madrid, Manchester City Terancam Kehilangan Bomber Andalan pada 2027!10 Makanan dan Minuman Pantangan Asam Urat, Nomor 3 Sering Dikonsumsi Tanpa Sadar!
Hasil riset ini tak cuma bermanfaat untuk kehidupan di Bumi, tetapi juga jadi batu loncatan penting untuk misi penjelajahan manusia ke Bulan melalui program Artemis hingga perjalanan masa depan ke Mars.
Berikut jajaran ‘pasukan’ penerbang antariksa yang bakal mengangkasa dalam misi Crew-14:
1. Kayla Barron (Komandan Misi – NASA)
Misi Crew-14 menjadi penerbangan luar angkasa kedua bagi Kayla Barron. Terpilih sebagai astronaut NASA pada 2017, wanita berlatar belakang teknik sistem dan teknik nuklir lulusan University of Cambridge ini punya rekam jejak yang tak main-main.
Ia merupakan Perwira Angkatan Laut AS berpangkat Komandan yang punya kualifikasi khusus perang kapal selam, bahkan pernah tiga kali bertugas di atas kapal selam nuklir USS Maine.
Barron pertama kali mengangkasa pada 2021 lewat misi SpaceX Crew-3 dan menghabiskan 177 hari di ISS.
Dalam misi sebelumnya, ia sukses melakukan dua kali aksi berjalan di luar angkasa (spacewalk) serta mengoperasikan lengan robotik ISS. Belakangan, ia juga aktif mengembangkan teknologi operasional untuk program Artemis.
2. Chris Birch (Pilot – NASA)
Bagi Chris Birch, Crew-14 bakal menjadi pengalaman perdana terbang ke luar angkasa. Terpilih pada 2021, Birch memiliki latar belakang akademis yang sangat kuat dengan gelar doktor di bidang teknik biologi dari MIT.
Baca Juga:Benjamin Sesko Cedera Lagi! Manchester United Terancam Kehilangan Striker Andalan dalam Waktu LamaTak Perlu Hapus Aplikasi! Ini Cara Cepat Mengatasi Memori HP Penuh
Sebelum jadi astronaut, ia mengajar bioengineering dan komunikasi ilmiah di Kampus UCR serta Caltech.
Menariknya, Birch bukan cuma akademisi. Ia merupakan mantan atlet balap sepeda trek Timnas AS yang sempat masuk daftar panjang skuat Olimpiade Tokyo 2020.
Di NASA, ia pernah menjabat sebagai capsule communicator (penghubung komunikasi komunikasi darat-antariksa), perwakilan awak untuk program Orion, serta memimpin dukungan untuk tim Expedition 72.
