RADARCIREBON.TV- Kabut asap yang dihasilkan dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih menyelimuti berbagai wilayah di Indonesia. Meskipun jalanan dipenuhi kegelapan akibat kabut asap, masyarakat tetap diwajibkan untuk meninggalkan rumah dan menjalani aktivitas kerja. Berbagai kegiatan tetap berlangsung dan banyak orang yang tetap berkendara, baik menggunakan sepeda motor maupun mobil.
Perlu dipahami, berkendara di tengah kabut asap sebenarnya sangat berbahaya. Untuk itu, praktikan beberapa tips aman berkendara saat kabut asap seperti pakai masker tebal, kendalikan kecepatan, dan tingkatkan fokus di jalan. Simak selengkapnya di bawah ini.
1. Tips aman berkendara naik mobil saat kabut asap
Berkendara naik mobil sebenarnya sedikit lebih aman karena kamu berada di dalam kabin. Kamu tak akan terkena asap secara langsung dan bisa lebih fokus dalam berkendara.
Baca Juga:5 Manfaat Plank 1 Menit Setia Hari, Otot Perut Lebih Kuat dan Postur Tubuh TerjagaJadwal Sepak Bola Malam Ini 17-18 Oktober 2026: Ada Pertandingan Persija Jakarta, City dan Barcelona
Meski begitu, bukan berarti berkendara naik mobil saat kabut asap tidak memiliki risiko. Untuk mencegah risiko yang tak tidak diinginkan, simak beberapa tips berikut.
- Atur kecepatan dengan stabil
Atur kecepatan dengan stabil, jangan terlalu cepat atau lambat. Jika terlalu cepat, berisiko menabrak karena jarak pandang pendek. Namun, kalau terlalu lambat, kendaraan lain yang justru bisa menabrakmu. Dalam kondisi berasap, idealnya jangan pacu kendaraan lebih dari 50 kilometer per jam.
- Gunakan klakson sebagai alat komunikasi
Meski berukuran besar tapi mobil akan sulit terlihat di tengah kabut asap. Untuk itu, manfaatkan klakson sebagai alat komunikasi dengan pengguna jalan lain. Kamu bisa menyalakannya ketika hendak berbelok atau menyalip agar tidak menabrak orang lain.
- Hindari menggunakan hazard
Lampu hazard rawan menimbulkan kesalahpahaman karena bisa membuat kaget dan akhirnya memicu kecelakaan. Karena itu, hindari menggunakannya kecuali di keadaan darurat seperti ban bocor, mesin rusak, atau saat mobil hendak berhenti secara mendadak karena terjadi masalah.
- Nyalakan lampu
Jarak pandang di kondisi kabut asap sangat pendek, sekitar 50 meter. Bahkan, jika kabut terlalu tebal jarak pandang bisa terbatas hanya 5—20 meter. Untuk mengatasinya kamu harus menyalakan lampu selama perjalanan. Hal tersebut bisa meningkatkan jarak pandang dan meminimalisir risiko kecelakaan.
