Unjungan Tenongan, Warisan Leluhur yang Tetap Lestari – Video

Unjungan Tenongan, Warisan Leluhur yang Tetap Lestari
0 Komentar

Dua ratus enam puluh tenong diarak menuju Makam Buyut Nuresih, Desa Malang Semirang, Indramayu. Tradisi unjungan ini menjadi ungkapan syukur atas hasil panen, sekaligus bukti kuatnya gotong royong warga dalam menjaga warisan leluhur.

Ratusan tenong anyaman bambu berisi makanan dan hasil bumi disiapkan warga Desa Malang Semirang, Kecamatan Jatibarang, Indramayu. Tradisi yang dipusatkan di Makam Buyut Nuresih ini digelar sebagai ungkapan syukur setelah panen, sekaligus penghormatan kepada leluhur.

Keunikannya, setiap tenong wajib berisi bekakak sepetarangan atau ayam utuh, beserta minimal dua belas butir telur. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara swadaya, dengan semangat gotong royong tanpa iuran wajib yang membebani warga. Setelah diarak ke makam, tenong dinikmati bersama warga.

Baca Juga:Karhutla Gunung Ciremai Masih Sisakan 3 Titik Api – VideoKarhutla Ciremai, Pemprov Jabar Siapkan Opsi Water Bombing – Video

Kekompakan ini menjadi kekuatan untuk mempertahankan tradisi di tengah perubahan zaman. Unjungan tenongan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan warisan leluhur yang terus hidup melalui rasa syukur dan kebersamaan masyarakat.

0 Komentar