Tren Pernikahan Di Kab. Cirebon Alami Penurunan – Video

Tren Pernikahan Di Kab. Cirebon Alami Penurunan
Tren Pernikahan Di Kab. Cirebon Alami Penurunan
0 Komentar

Jumlah pernikahan di Kabupaten Cirebon mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir. Kondisi ini diduga dipengaruhi faktor ekonomi dan kesiapan pasangan dalam membangun rumah tangga. ‎

Angka pernikahan di Kabupaten Cirebon mengalami penurunan. Berdasarkan data Kementerian Agama Kabupaten Cirebon, jumlah pernikahan pada tahun dua ribu dua puluh empat mencapai enam belas ribu sembilan ratus tiga puluh lima pasang. Sebanyak empat ratus sembilan puluh empat pasang menikah di Kantor Urusan Agama, sedangkan lebih dari enam belas ribu pasang melangsungkan pernikahan di luar kantor.

Sementara pada tahun dua ribu dua puluh lima, jumlah pernikahan menurun menjadi lima belas ribu delapan ratus enam puluh sembilan pasang di luar kantor dan lima ratus dua puluh pasang di kantor.

Baca Juga:Pemdes Sutawinangun Dituding Tak Transparan Dalam Kelola Anggaran – VideoParkir Liar Menjamur, Potensi PAD Dari Retribusi Bocor – Video

Plt Kasubag Kemenag Kabupaten Cirebon, Muhamad Ikhlas menyebut, penurunan tersebut diduga berkaitan dengan kondisi ekonomi dan keraguan pasangan dalam menanggung biaya hidup berkeluarga. Menurutnya, banyak calon pasangan masih mempertimbangkan kesiapan finansial sebelum memutuskan menikah. ‎‎

Meski demikian, pernikahan di luar kantor masih menjadi pilihan utama masyarakat. Hal ini dinilai berkaitan dengan kuatnya tradisi dan adat dalam pelaksanaan pernikahan di Cirebon. ‎

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mendorong peningkatan fasilitas Kantor Urusan Agama, KUA agar lebih layak digunakan sebagai tempat pernikahan. Program tersebut diharapkan mampu menekan biaya pesta dan meningkatkan minat masyarakat menikah di KUA.

0 Komentar