Puskesmas Bangodua Kabupaten Cirebon menggandeng mahasiswa melaksanakan edukasi bagi ibu hamil untuk mencegah stunting di Desa Slangit.
Ibu hamil mengikuti penyuluhan dan edukasi kesehatan di Puskesmas Bangodua Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat mahasiswa program magister Universitas Bhakti Husada Indonesia, yang berfokus pada sektor kesehatan terutama mencegah stunting.
Dua puluh ibu hamil mendapatkan edukasi mengenai risiko kehamilan, pentingnya pemenuhan nutrisi, serta pencegahan stunting sejak masa kehamilan. Kegiatan ini menjadi langkah antisipasi untuk menekan risiko kematian ibu hamil akibat anemia dan kekurangan energi kronis.
Baca Juga:Pelemahan Rupiah Pengaruhi Investasi – VideoKuota Pelatihan Kerja Hanya Jangkau 5 Persen Pencaker Setiap Tahun – Video
Wakil Rektor UBHI, Cecep Heriana menjelaskan edukasi difokuskan pada pentingnya zat besi dan gizi seimbang bagi ibu hamil. Peserta juga diberikan pemahaman tentang cara mengolah bahan makanan di sekitar menjadi menu bergizi untuk kebutuhan harian.
Dalam kegiatan ini, UBHI dan Puskesmas Bangodua juga berkolborasi dengan Rumah Zakat dan dokter spesialis gizi untuk memberikan makanan tambahan dan pendampingan kesehatan bagi ibu hamil. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pola makan sehat selama masa kehamilan.
Sementara, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan agar seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Bangodua menjadi ibu hamil yang sehat dan terhindar dari risiko kehamilan.
Melalui edukasi dan pendampingan gizi, mahasiswa magister UBHI bersama Puskesmas Bangodua berharap dapat membantu menekan risiko stunting serta meningkatkan kesehatan ibu hamil di Kabupaten Cirebon.