Jelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Negeri 1 Kota Cirebon mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis dan sosialisasi kepada masyarakat. Sekolah yang selama ini menjadi salah satu tujuan favorit calon peserta didik tersebut memastikan seluruh tahapan SPMB akan mengikuti regulasi yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Negeri 1 Kota Cirebon mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis dan sosialisasi kepada masyarakat terkait informasi proses pendaftaran.
Pelaksanaan SPMB tingkat SMP tahun ini akan berlangsung dalam dua tahap. Tahap pertama dibuka pada 18 hingga 22 Juni 2026 untuk jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi. Sementara tahap kedua akan berlangsung pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026 yang dikhususkan bagi jalur domisili dengan kuota sebesar 45 persen.
Baca Juga:Nelayan Dorong Aktivasi Koperasi Yang Mati Suri Untuk Lelang Ikan – VideoKomisi I DPRD Dukung Penguatan Infrastruktur Digital DKIS – Video
Pada tahap pertama, kuota jalur afirmasi ditetapkan sebesar 20 persen, mutasi 5 persen, dan prestasi 30 persen. Jalur prestasi sendiri terdiri dari prestasi akademik melalui nilai rapor dan Tes Kemampuan Akademik atau TKA, serta prestasi kejuaraan.
Sebagai salah satu sekolah yang banyak diminati masyarakat, SMP Negeri 1 Kota Cirebon diperkirakan kembali menerima jumlah pendaftar yang tinggi. Tahun lalu, jumlah pendaftar tercatat mencapai sekitar 800 siswa, jauh melampaui kuota yang tersedia sebanyak 38 rombongan belajar dari 11 kelas.
Melalui berbagai upaya sosialisasi yang dilakukan, sekolah berharap masyarakat dapat memahami seluruh tahapan dan persyaratan SPMB sehingga proses penerimaan murid baru tahun ini dapat berlangsung tertib, transparan, dan sesuai aturan.