Warga Kemantren Tinggal Di Rumah Tak Layak Huni Selama 15 Tahun – Video

Warga Kemantren Tinggal Di Rumah Tak Layak Huni Selama 15 Tahun
0 Komentar

Di tengah berbagai program penanganan kemiskinan dan perbaikan hunian, masih ada warga Kabupaten Cirebon yang bertahan di rumah tidak layak huni selama belasan tahun. Seperti yang dialami satu keluarga di Kemantren, Kecamatan Sumber yang mengaku berkali-kali mengajukan bantuan namun belum mendapatkan realisasi. ‎

Kondisi memprihatinkan ini dialami Kasiyati, warga Kelurahan Kemantren, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Bersama suami dan anaknya, ia menempati rumah sederhana yang sudah dalam kondisi tidak layak huni selama kurang lebih lima belas tahun. ‎

Dinding dan bagian bangunan yang sudah menua menjadi pandangan sehari-hari bagi keluarga tersebut. Keterbatasan ekonomi membuat mereka belum mampu melakukan perbaikan secara mandiri. ‎

Baca Juga:Disdukcapil Gencarkan Sosialisasi IKD – VideoSMK Presiden Optimistis Pertahankan Jumlah Siswa Baru – Video

Kasiyati mengaku telah berulang kali mengajukan bantuan Rumah Tidak Layak Huni atau Rutilahu melalui jalur lingkungan setempat. Namun hingga saat ini belum ada kepastian mengenai realisasi bantuan tersebut.

Selain program Rutilahu, keluarga ini juga mengaku belum pernah menerima berbagai bantuan sosial lainnya meski sudah beberapa kali mengajukan permohonan. Suami Kasiyati bekerja sebagai buruh bangunan dengan pendapatan yang tidak menentu. Dalam sehari, penghasilannya berkisar delapan puluh hingga sembilan puluh ribu rupiah saat ada pekerjaan.

‎ Kondisi tersebut juga dibenarkan oleh tokoh masyarakat setempat, Karsiwan. Menurutnya, keluarga tersebut sudah beberapa kali mengajukan bantuan namun belum mendapatkan tanggapan yang jelas. ‎‎

Warga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi keluarga tersebut, sehingga program perbaikan rumah dan bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

0 Komentar