Untuk perempuan dewasa usia 18–59 tahun, berjalan 6.000–8.000 langkah per hari memberikan efek paling besar dalam menurunkan risiko penyakit dan kematian. Berjalan lebih dari jumlah tersebut tetap aman dan bermanfaat, meski tidak terbukti menurunkan risiko lebih jauh.
Sementara itu, penelitian menunjukkan pada perempuan usia 45 tahun ke atas, individu yang berjalan sekitar 4.400 langkah per hari memiliki risiko kematian lebih rendah dibandingkan yang hanya berjalan 2.700 langkah. Manfaat tersebut terlihat hingga sekitar 7.500 langkah per hari, tapi peningkatan langkah di atas angka ini tidak menunjukkan penurunan risiko kematian tambahan secara signifikan.
4. Target langkah harian untuk laki-laki
Sebuah analisis besar pada pria usia 20–65 tahun menunjukkan bahwa mereka yang berjalan sekitar 12.500 langkah per hari memiliki prevalensi depresi 50 persen lebih rendah dibandingkan pria yang berjalan kurang dari 5.000 langkah.
Baca Juga:Update Klasemen AVC Continental 2026 Putri Terbaru: Indonesia Posisi 2, Cek Jadwal Hari Ini 23 AgustusLiga Italia 2026/2027 Pekan 1 Apakah Tayang TV Mana? Cek Jadwal Pertandingan dan Link Live Streaming
Penelitian yang sama juga menemukan bahwa pria yang awalnya hanya berjalan 2.000 langkah per hari, lalu menambahkan 2.000 langkah lagi, mengalami penurunan lingkar pinggang sekitar 2,8 cm. Ini menunjukkan bahwa peningkatan kecil sekalipun bisa berdampak nyata pada kesehatan metabolik.
5. Target langkah untuk anak dan remaja
Secara umum, anak-anak membutuhkan aktivitas fisik dua kali lebih banyak dibanding orang dewasa. Tinjauan sistematis menunjukkan bahwa anak dan remaja usia 5–19 tahun sebaiknya menempuh sekitar 12.000 langkah per hari. Namun, kenyataannya banyak anak yang belum mencapai angka tersebut.
6. Cara menambah jumlah langkah harian
Menambah langkah harian bisa terasa sulit, terutama bagi orang dengan jadwal padat. Namun, ada banyak cara sederhana untuk bergerak lebih aktif, seperti:
- Memilih naik tangga daripada lift.
- Berjalan saat istirahat makan siang atau menelepon.
- Parkir lebih jauh dari tujuan.
- Turun satu halte lebih awal saat naik transportasi umum.
- Berjalan kaki ke tempat kerja jika memungkinkan.
Memantau jumlah langkah menggunakan pedometer, smartwatch, atau aplikasi HP dapat meningkatkan aktivitas fisik baik dalam jangka pendek maupun panjang. Jangan lupa untuk selalu melakukan pemanasan sebelum berjalan dan pendinginan setelahnya guna mencegah cedera. Jika berjalan menimbulkan nyeri yang tidak biasa atau berulang, sebaiknya segera hentikan dan konsultasikan dengan dokter.
