‎Pemetaan Pajak Listrik Perlu Lebih Akurat – Video

Pemetaan Pajak Listrik Perlu Lebih Akurat
0 Komentar

Potensi penerimaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu, atau PBJT atas tenaga listrik di Kabupaten Cirebon dinilai dapat dipetakan lebih akurat. Bapenda Kabupaten Cirebon telah memiliki data penggunaan listrik berdasarkan golongan pelanggan, yang dapat menjadi dasar untuk menghitung potensi penerimaan dari sektor tersebut.

‎Potensi penerimaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu, atau PBJT atas tenaga listrik di Kabupaten Cirebon dinilai dapat dipetakan lebih akurat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Raden Hasan Basori, mengatakan data penggunaan listrik yang dimiliki Bapenda mencakup berbagai golongan pelanggan. Di antaranya rumah sakit, tempat ibadah, industri besar, hingga pelanggan tertentu yang tidak dikenakan PBJT sesuai ketentuan.

‎Menurutnya, pemetaan berdasarkan golongan pelanggan menjadi penting karena besaran penggunaan listrik setiap sektor berbeda. Dengan pemetaan tersebut, pemerintah daerah dapat melihat sektor mana yang memiliki kontribusi besar terhadap penerimaan PBJT tenaga listrik.

Baca Juga:Perseroda Perdagangan Dan Jasa Disiapkan Jadi Motor Pengendali Ekonomi Daerah – VideoArie Prasetiyo Pimpin Kadin Kabupaten Cirebon Periode 2026-2031 – Video

‎Ia menambahkan, potensi penerimaan dapat dihitung dengan mengacu pada jumlah penggunaan listrik, dan besaran tarif PBJT yang berlaku. Artinya, data konsumsi listrik dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkirakan penerimaan pajak secara lebih terukur.

‎Untuk itu, Bapenda didorong melakukan pemetaan secara menyeluruh terhadap data penggunaan listrik yang telah dimiliki. Langkah ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai potensi PBJT, sekaligus menjadi dasar dalam mengawal penerimaan pajak daerah.

‎Di sisi lain, koordinasi dengan PLN tetap diperlukan untuk memastikan data yang digunakan dalam perhitungan memiliki dasar yang akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, potensi PBJT listrik dapat dihitung berdasarkan kondisi penggunaan listrik di masing-masing golongan pelanggan.

0 Komentar