Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Perluas Area di Selat Sunda Cari 8 Korban Hilang, Kerahkan 4 SRU

Pencarian korban hilang
Hari kedua pencarian, tim SAR perluas area dan kerahkan empat SRU untuk mencari 8 korban hilang di perairan Selat Sunda. | Foto: Dok.Disway
0 Komentar

Berbagai sarana dikerahkan, termasuk KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB Banten dan Lampung, rescue car, truk personel, serta drone thermal untuk membantu penyisiran di wilayah yang sulit dipantau.

Penggunaan drone termal menjadi strategi alternatif karena operasi udara dengan helikopter terkendala risiko akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih berlangsung.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, memimpin langsung koordinasi operasi. Tim akan terus mengevaluasi pencarian berdasarkan kondisi cuaca, arus, dan informasi terbaru dari lapangan.

Baca Juga:Tragedi di Tower Telkomsel: Pengorbanan Tri Sudarno, Anggota Basarnas yang Gugur dalam Misi PenyelamatanGunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal di Selat Sunda Diminta Waspada

Imbauan untuk Masyarakat

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, agar segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan speedboat atau kedelapan orang tersebut. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pencarian.

Sementara itu, suasana di posko pencarian di Dermaga Marina Carita mulai didatangi oleh pihak keluarga para korban. Basarnas telah berkoordinasi secara intensif untuk menyampaikan perkembangan terkini dari operasi SAR yang sedang berjalan.

0 Komentar