Sebelumnya, Disney juga sempat menjalin kerja sama dengan OpenAI terkait lisensi karakter, namun kemitraan tersebut berakhir pada Maret 2026.
Lionsgate Perluas Penggunaan AI dalam Produksi Film
Lionsgate telah bekerja sama dengan perusahaan teknologi Runway sejak 2024.
Awalnya, AI dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan internal seperti:
- Pra-visualisasi adegan
- Pembuatan storyboard
- Sebagian proses pascaproduksi
- Pemanfaatan kembali konten berdasarkan kebutuhan produksi
Pada Juni 2026, kerja sama tersebut diperluas dengan rencana memanfaatkan sejumlah properti intelektual Lionsgate untuk serial pendek berbasis AI.
Baca Juga:Penumpang GoCar Kena Denda Rp3.000 Jika Batalkan Pesanan, Simak Syarat dan KetentuannyaEra AI Dimulai, China Hapus Ribuan Jurusan Kuliah yang Tak Sesuai Industri
Pihak Lionsgate menilai teknologi tersebut dapat membantu para sineas mengeksplorasi berbagai kemungkinan kreatif dalam proses produksi.
AI Dinilai Membuka Peluang Kreatif Baru
CEO Runway, Cristobal Valenzuela, menyebut studio yang serius memanfaatkan AI umumnya melihat teknologi tersebut sebagai sumber daya kreatif, bukan sekadar alat untuk memangkas biaya produksi.
Netflix Akuisisi Perusahaan AI InterPositive
Netflix juga mengambil langkah besar dengan mengakuisisi perusahaan AI InterPositive pada 5 Maret 2026.
Perusahaan tersebut didirikan oleh Ben Affleck dan dikembangkan untuk membantu proses kreatif para pembuat film.
Chief Content Officer Netflix, Bela Bajaria, mengatakan teknologi tersebut diharapkan memberikan lebih banyak pilihan dan kendali kepada para mitra kreatif sekaligus membantu menjaga visi kreatif mereka.
Digunakan untuk Pascaproduksi Film
Sistem AI milik InterPositive dibangun menggunakan rekaman harian selama proses produksi berlangsung.
Teknologi itu kemudian dapat dimanfaatkan dalam tahap pascaproduksi untuk berbagai kebutuhan, seperti:
Baca Juga:Bahlil Turunkan Harga Gas Industri Jadi US$13 per MMBTU, Upaya Cegah PHK di Sektor ManufakturProgram Beasiswa AI Anthropic Tawarkan Gaji Rp1,5 Miliar per Tahun, Apakah Warga Indonesia Bisa Mendaftar?
- Color grading
- Relighting shots
- Penambahan efek visual
Dengan cara tersebut, AI berfungsi sebagai alat yang mempercepat proses teknis tanpa menggantikan proses kreatif utama.
Penggunaan AI di Hollywood Terus Berkembang
Pemanfaatan AI di industri perfilman Hollywood menunjukkan bagaimana teknologi mulai menjadi bagian dari proses produksi modern. Meski masih memunculkan perdebatan, sejumlah studio besar memilih memanfaatkan AI secara terbatas sebagai alat pendukung pekerjaan kreatif.
Mereka menegaskan bahwa kreativitas manusia tetap menjadi pusat dalam pembuatan film, sementara AI digunakan untuk meningkatkan efisiensi, mempercepat alur kerja, dan membantu proses teknis yang sebelumnya memerlukan waktu lebih lama.
Sebagai perkembangan teknologi yang terus bergerak cepat, penggunaan AI di dunia perfilman diperkirakan masih akan terus berkembang seiring munculnya inovasi baru, dengan tetap mempertimbangkan aspek etika, hak cipta, dan perlindungan terhadap karya para kreator.
