Apakah Rutin Jalan Kaki Membuat Betis Semakin Besar? Ketahui Dulu Penyebab Aslinya!

Olahraga
Ilustrasi Jalan Kaki (istockphoto)
0 Komentar

Jangan menilai perubahan hanya dari satu kali pengukuran. Lingkar betis tidak selalu mencerminkan pertumbuhan otot. Penumpukan cairan atau edema juga dapat menambah ukurannya.

Dalam penelitian terhadap pasien lanjut usia, edema tungkai meningkatkan lingkar betis sekitar 2 sentimeter, meskipun angka tersebut tidak dapat disamakan dengan populasi sehat.

Perubahan yang terjadi perlahan, terjadi pada kedua kaki, dan disertai peningkatan kekuatan kemungkinan lebih berkaitan dengan adaptasi otot. Sebaliknya, pembesaran mendadak pada satu kaki perlu diwaspadai.

Baca Juga:Ingin Mendapatkan Notifikasi Gempa? Inilah 2 Cara Mengaktifkan Alarm Bencana di HPBadminton World Championship 2026 Live di TV Mana? Cek Jadwal Pertandingan dan Link Live Streamingnya

Bekuan darah pada vena dalam atau deep vein thrombosis dapat menyebabkan betis membengkak, nyeri atau sensitif, terasa hangat, dan tampak kemerahan. Kondisi tersebut harus segera diperiksa karena bekuan dapat berpindah ke paru-paru dan menimbulkan komplikasi yang mengancam nyawa.

Kesimpulannya, jalan kaki biasa tidak akan membuat betis mendadak menjadi besar pada kebanyakan orang. Betis mungkin menjadi sedikit lebih padat, terutama jika sebelumnya jarang bergerak. Pertumbuhan yang lebih nyata lebih mungkin terjadi ketika jalan kaki dilakukan dengan tanjakan, tangga, beban, atau intensitas tinggi secara konsisten.

Daripada menghindari aktivitas yang bermanfaat, lebih baik menyesuaikan rute dan intensitasnya. Betis yang kuat bukan efek samping yang perlu ditakuti, selama perubahan tersebut memang berasal dari adaptasi otot.

0 Komentar