Seleksi BUMD Cirebon 2026, Hilman Mundur! Rodiyah Absen! Ini Nama-Nama yang Berpeluang Masuk Tiga Besar

Suasana pembukaan seleksi PDAM
Suasana pembukaan seleksi BUMD di Kabupaten Cirebon
0 Komentar

Justru kandidat eksternal dapat membawa perspektif baru jika memiliki rekam jejak, kompetensi dan gagasan yang dianggap mampu menjawab persoalan PDAM.

Dengan hanya tiga kursi yang tersedia untuk lolos, pertanyaannya kini: siapa yang akan tersingkir dan siapa yang akan masuk tiga besar?

Empat Nama Berebut Tiga Kursi Dewas PDAM

Persaingan juga terjadi pada seleksi calon Dewan Pengawas PDAM. Empat nama dari unsur pemerintah mengikuti tahapan seleksi, yakni Kepala Baperida Dangi, Kepala Dinas Pertanian Deni Nurcahya, Camat Kedawung Sri Darmanto dan Kabag Pemerintahan Yadi Wikarsa.

Baca Juga:Bupati Cirebon Tantang Calon Direksi Baru BUMD, Cari Terobosan Pendapatan Hingga Optimalisasi Pengolahan AirBUMD PPJ Cirebon Ditarget Kendalikan Harga Pangan, Direksi Baru Diminta Kreatif – Video

Dari empat nama tersebut, hanya tiga yang akan mendapatkan tiket menuju tahapan selanjutnya.

Sementara itu, satu nama yang sebelumnya telah dinyatakan lolos administrasi, Hilman Firmansyah, memilih mundur sehingga tidak mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Kondisi tersebut praktis membuat persaingan menjadi lebih terfokus.

Masing-masing kandidat memiliki latar belakang birokrasi dan pengalaman pemerintahan. Namun, posisi Dewan Pengawas tidak hanya membutuhkan pengalaman birokrasi.

Mereka dituntut mampu menjalankan fungsi pengawasan, memberikan masukan strategis kepada Direksi serta memastikan perusahaan daerah berjalan berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Karena itu, hasil UKK akan menjadi salah satu faktor penting untuk melihat siapa yang dianggap paling siap menjalankan fungsi pengawasan tersebut.

Komisaris PPJ: Empat Kandidat, Tiga Tiket

Persaingan serupa terjadi dalam seleksi calon Komisaris Perumda Perdagangan dan Jasa (PPJ) Cherbon Nagari.

Empat kandidat telah mengikuti UKK, yakni Kabag Perekonomian dan SDA Dadang Priyono, Kabag Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Cirebon Uus Sudrajat, Kabid Baperida Saniri dan Camat Gebang Iman Santoso.

Baca Juga:Target Parkir Hanya Rp14 Ribu per Titik, DPRD Pertanyakan Logika Penyusunan PAD Kabupaten CirebonPilwu Serentak 2027 Cirebon Mulai Digital, E-Voting Bakal Diuji di 177 Desa

Sementara Sekretaris Disperdagin Rodiyah yang sebelumnya dinyatakan lolos administrasi tidak mengikuti tahapan berikutnya karena sedang berhalangan.

Dengan demikian, empat nama kini memperebutkan tiga tiket.

Komposisi kandidat tersebut menarik karena seluruhnya memiliki pengalaman di lingkungan pemerintahan. Namun, posisi Komisaris PPJ membutuhkan kemampuan yang lebih dari sekadar pengalaman birokrasi.

Perumda PPJ membutuhkan figur yang mampu memberikan pengawasan sekaligus mendorong perusahaan agar lebih produktif, sehat secara bisnis dan mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

0 Komentar