Sebelum Waktunya Suntik, Yuk Simak 8 Fakta Vaksin Flu yang Perlu Kamu Ketahui Ini!

Kesehatan
Ilustrasi Dokter memberikan vaksin kepada remaja di kantor dokter (istockphoto)
0 Komentar

Jadi, vaksin flu tak cuma membantu mencegah infeksi, tetapi juga mengurangi risiko komplikasi.

4. Vaksin perlu diulang setiap tahun

Ada dua alasan utama vaksin flu diberikan setiap tahun.

Pertama, perlindungan dari vaksin dapat menurun seiring waktu. Kedua, virus influenza terus mengalami perubahan sehingga komposisi vaksin ditinjau dan diperbarui secara berkala.

Baca Juga:Jangan Salahkan HP! Cek Dulu Apakah di Kotamu sudah Terjangkau Area 5G Indosat Ooredoo 2026Mau Nikmati Internet Super Kencang? Beginilah Cara Cek Ketersediaan Jaringan 5G AXIS 2026 di Wilayahmu

WHO memantau virus influenza melalui jaringan surveilans global, kemudian merekomendasikan komposisi vaksin untuk wilayah tertentu.

Di daerah tropis seperti Indonesia, influenza dapat beredar sepanjang tahun dengan pola wabah yang lebih tidak teratur dibandingkan negara empat musim.

5. Tubuh membutuhkan waktu untuk membentuk perlindungan

Antibodi pelindung biasanya terbentuk sekitar dua minggu setelah vaksinasi.

Waktu vaksinasi dapat disesuaikan dengan pola penularan influenza di wilayah masing-masing, ketersediaan vaksin, serta anjuran tenaga kesehatan.

Orang yang baru divaksinasi tetap dapat tertular jika sudah terpapar virus sebelum perlindungan terbentuk.

6. Ibu hamil termasuk kelompok yang dianjurkan

Kehamilan dapat meningkatkan risiko influenza berkembang menjadi penyakit berat dan memerlukan perawatan di rumah sakit. Vaksin flu suntik dapat diberikan pada setiap trimester kehamilan.

Selain melindungi ibu, antibodi yang terbentuk selama kehamilan dapat diteruskan kepada janin. Perlindungan ini membantu bayi selama beberapa bulan pertama setelah lahir, ketika bayi masih terlalu kecil untuk mendapatkan vaksinasi.

Baca Juga:iPhone Duo Punya 5 Fitur Eksklusif Baru, Cek Apa Saja Keunggulannya?Pantau Harga Emas Batangan Antam Hari Ini 21 September 2026: Waktunya Beli atau Jual?

Menurut penelitian multinegara, vaksinasi flu selama kehamilan berkaitan dengan penurunan risiko rawat inap akibat influenza sekitar 40 persen.

7. Kelompok tertentu mendapat manfaat lebih besar

WHO merekomendasikan vaksinasi tahunan terutama bagi ibu hamil, anak usia 6 bulan sampai 5 tahun, orang berusia 65 tahun ke atas, individu dengan penyakit kronis, dan tenaga kesehatan.

Kelompok tersebut lebih rentan mengalami komplikasi atau berperan dalam melindungi orang lain yang rentan. Orang dengan penyakit jantung, misalnya, dapat menghadapi risiko komplikasi kardiovaskular ketika terkena influenza.

Sebuah metaanalisis terhadap enam uji klinis acak dengan 9.001 peserta menemukan bahwa kejadian kardiovaskular mayor terjadi pada 3,6 persen penerima vaksin, dibanding 5,4 persen pada kelompok kontrol. Temuan ini terutama terlihat pada pasien dengan sindrom koroner akut baru-baru ini, bukan berarti vaksin flu menggantikan pengobatan jantung.

0 Komentar